MALANG – Kampus Malang menyelenggarakan upacara wisuda dan pelepasan mahasiswa pada hari Senin, 21 April 2026, di Aula Konferensi Utama Kampus Malang dengan melibatkan 847 mahasiswa dari berbagai program studi. Acara yang berlangsung selama empat jam ini merupakan momentum penutup perjalanan akademik mahasiswa sekaligus awal babak baru dalam berkontribusi di masyarakat dan dunia industri.
Dalam atmosfer yang meriah dan penuh makna, para mahasiswa yang telah menyelesaikan tugas akademik mereka melakukan prosesi berjalan memakai toga hitam khas wisuda. Keluarga besar mahasiswa, dosen, dan pejabat universitas memenuhi ruang aula yang berkapasitas 2.500 kursi. Pelaksanaan wisuda tahun ini menampilkan berbagai inovasi dalam protokol kesehatan dan efisiensi waktu tanpa mengurangi nilai sakralitas acara.
Rektor Kampus Malang, Prof. Dr. Bambang Sutrisno, M.Eng., yang memimpin institusi ini sejak 2020, menyampaikan pidato yang cukup menyentuh dalam membuka acara wisuda. Dalam sambutannya, Rektor Bambang menekankan pentingnya adaptasi mahasiswa terhadap perubahan zaman yang semakin cepat.
“Saudara-saudara mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan studi di Kampus Malang, kalian bukan hanya membawa gelar akademik, tetapi juga tanggung jawab besar untuk berkontribusi pada kemajuan bangsa. Dunia industri saat ini membutuhkan lulusan yang tidak hanya menguasai keahlian teknis, tetapi juga memiliki soft skills yang kuat, integritas, dan semangat inovasi,” ucap Prof. Bambang Sutrisno dalam pidato resminya, seperti dilansir dari naskah resmi yang diterima redaksi.
Lebih lanjut, Rektor Kampus Malang juga menyoroti pencapaian akademik tahun fiskal 2025-2026 yang dinilai cukup memuaskan. Dari total 847 mahasiswa wisuda, sebanyak 312 mahasiswa (36,8%) meraih predikat dengan pujian (cum laude), 421 mahasiswa (49,7%) lulus dengan sangat memuaskan (sangat memuaskan), dan sisanya 114 mahasiswa (13,5%) lulus dengan memuaskan. Data ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun akademik sebelumnya, di mana persentase cum laude hanya mencapai 31,2%.
“Pencapaian ini membuktikan bahwa dedikasi, kerja keras, dan disiplin ilmiah yang ditanamkan selama proses pembelajaran telah menghasilkan karya-karya berkualitas. Kami bangga dapat melepaskan lulusan-lulusan terbaik yang siap mengabdi dan berinovasi di berbagai sektor,” tambah Prof. Bambang Sutrisno.
Ketua Senat Mahasiswa Kampus Malang, Fahreza Adiputra, yang juga termasuk dalam peserta wisuda, menyampaikan pesan dari kalangan mahasiswa. Fahreza mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh dosen dan staf yang telah mendampingi perjalanan akademiknya.
“Empat tahun di Kampus Malang telah mengubah perspektif kami tentang pendidikan dan kehidupan bermasyarakat. Kami tidak hanya belajar tentang teori, tetapi juga praktik nyata melalui berbagai program magang, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi lulusan yang bermanfaat dan terus berinovasi,” kata Fahreza dalam kesempatan berbicara di depan ribuan hadirin.
Dalam konteks yang sama, Dekan Fakultas Teknik Kampus Malang, Dr. Ir. Siti Nurhaliza, M.Sc., mengatakan bahwa lulusan dari fakultasnya telah menunjukkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri. Beliau menjelaskan bahwa kurikulum telah disesuaikan mengikuti perkembangan industri 4.0 dan kebutuhan pasar kerja terkini.
“Mahasiswa teknik kami dilengkapi dengan keterampilan programming, robotics, dan analisis data yang menjadi permintaan tinggi di industri manufaktur dan teknologi. Kami juga memastikan mereka memahami aspek sustainability dan etika bisnis modern. Feedback dari industri terhadap lulusan kami sangat positif, dengan tingkat penyerapan kerja mencapai 94% dalam enam bulan pertama setelah wisuda,” jelas Dr. Siti Nurhaliza.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Prof. Dr. Suryadi, M.A., juga menonjolkan bahwa lulusannya telah berkompetensi di bidang governance, public administration, dan policy analysis. Kampus Malang, menurut Prof. Suryadi, telah bekerja sama dengan berbagai lembaga pemerintah dan organisasi internasional untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswanya.
“Kami telah mengirimkan mahasiswa kami untuk magang di Kementerian Dalam Negeri, Bappenas, BUMN, dan berbagai LSM nasional maupun internasional. Pengalaman ini memberikan mereka wawasan mendalam tentang dinamika sosial-politik dan kemampuan untuk berkontribusi dalam perumusan kebijakan publik yang berdampak pada masyarakat luas,” ungkap Prof. Suryadi.
Acara wisuda tahun ini juga menampilkan penghargaan khusus untuk mahasiswa berprestasi di berbagai kategori. Terdapat 15 mahasiswa yang menerima penghargaan sebagai lulusan terbaik di kelasnya, serta penghargaan khusus untuk mahasiswa yang aktif dalam penelitian, pengabdian masyarakat, dan kegiatan ekstrakurikuler. Salah satu penerima penghargaan, Alicia Kusuma dari Program Studi Farmasi, meraih Medali Emas untuk penelitiannya tentang pengembangan obat herbal untuk penyakit degeneratif.
“Saya sangat bersyukur dapat menyelesaikan studi dengan hasil yang memuaskan. Penelitian saya didukung penuh oleh dosen pembimbing dan fasilitas laboratorium di Kampus Malang. Saya berharap dapat melanjutkan penelitian ini di jenjang magister dan akhirnya berkontribusi pada industri farmasi Indonesia,” kata Alicia dalam wawancara singkat seusai acara wisuda.
Pihak rektorat juga mengumumkan bahwa Kampus Malang telah menjalin kemitraan strategis dengan 45 perusahaan multinasional dan institusi pemerintah untuk menyerap lulusan tahun ini. Program mentoring dan career coaching juga telah disiapkan untuk mendampingi mahasiswa dalam mencari peluang karir yang sesuai dengan kompetensi mereka.
“Kami percaya bahwa tanggung jawab Kampus Malang tidak berakhir saat mahasiswa lulus. Kami terus mendampingi alumni melalui program career development, networking event, dan continuous learning. Kampus Malang memiliki database lebih dari 15.000 alumni yang tersebar di berbagai sektor industri, dan mereka menjadi aset berharga untuk menciptakan ekosistem pembelajaran berkelanjutan,” jelas Kepala Pusat Karir dan Pengembangan Alumni, Ir. Hendra Wijaya, M.B.A.
Dampak positif dari kelulusan mahasiswa Kampus Malang dalam jumlah besar ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi di Jawa Timur dan Indonesia secara umum. Dengan 847 lulusan baru yang tersebar di berbagai disiplin ilmu, diperkirakan akan terjadi akselerasi inovasi, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang lebih inklusif.
Gubernur Jawa Timur, yang hadir sebagai pembicara kehormatan, menyampaikan apresiasinya terhadap peran Kampus Malang dalam menghasilkan sumber daya manusia berkualitas. Gubernur juga mengajak para lulusan untuk tetap terhubung dengan daerah asal mereka dan berkontribusi pada pembangunan lokal.
Selain itu, acara wisuda juga menjadi momentum bagi Kampus Malang untuk memperkenalkan program-program baru untuk tahun akademik mendatang. Rektorat mengumumkan pembukaan tiga program studi baru, yaitu Program Studi Artificial Intelligence, Program Studi Sustainable Development, dan Program Studi Data Science, yang akan mulai menerima mahasiswa pada tahun akademik 2026-2027.
“Kami terus beradaptasi dengan kebutuhan pasar dan perkembangan ilmu pengetahuan. Program-program baru ini dirancang untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks. Setiap program telah melalui proses akreditasi dan disesuaikan dengan standar internasional,” kata Prof. Bambang Sutrisno.
Menjelang penutupan acara, seluruh mahasiswa yang telah lulus melakukan upacara pengambilan sumpah lulusan, yang merupakan ritual khidmat untuk mengikat komitmen mereka terhadap integritas profesional, dedikasi pada masyarakat, dan terus belajar sepanjang hidup. Acara ditutup dengan prosesi keluar yang dipandu sambil melemparkan toga ke udara, menciptakan momen emosional yang berkesan bagi para wisudawan, keluarga, dan civitas akademika.
Dengan penyelenggaraan wisuda tahun ini, Kampus Malang telah melepaskan 847 lulusan baru yang diharapkan dapat menjadi agen perubahan positif bagi masyarakat Indonesia. Komitmen Kampus Malang untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan menghasilkan lulusan yang kompetitif, beretika, dan bermanfaat bagi bangsa semakin ditegaskan melalui berbagai inisiatif strategis yang telah dan akan terus dikembangkan.